Friday, May 8, 2009

Perintah Dasar di Shell Linux

Untuk generasi sekarang (kebanyakan), menggunakan Windows tidak harus bisa menggunakan DOS (Disk Operating System, bukan Denial of Service), yang hampir ditinggalkan. Kesan orang tentang : ‘Wah, kuno’, ‘Susah’, ‘Apaan tuh?’. Kita memang tidak perlu mempelajari DOS kecuali bagi advanced user. Ilmu itu kan bebas.
Bagaimana dengan Linux. Linux ada DOS-nya nggak? Ada dong, lingkungan prompt di Linux namanya shell. Dan satu hal yang perlu diingat, kebanyakan kasus, menggunakan Linux adalah mutlak menguasai perintah-perintah shell. Kalau Linux anda diinstall di PC (bukan server) maka anda sendirilah root atau administratornya. Mutlak bagi administrator Linux untuk mengenal perintah dasar Shell. Karena kalau systemnya bermasalah, administrator (anda sendiri) harus bertanggung jawab membereskan. Di sini letak keasyikannya, kita akan meninggalkan GUI (general user interface) untuk sementara waktu.
Diasumsikan anda sudah menginstal Linux distro apa saja yang sekiranya terinstall paket-paket yang standar. Saya pake Blankon 4 Meuligo sebagai contoh, sebuah distro Linux yang dikembangkan anak negeri (bangga dong!).
Shell dalam Linux ada banyak jenisnya tapi yang paling populer dan sering dijadikan default shell dalam banyak distro adalah Bash (bourne again shell). Jadi, di tutorial ini kita pake Bash. Tinggalkan sepenuhnya mode X anda. Caranya restart lalu edit (kalo pake GRUB) option GRUB, tambahin single, maka kita masuk ke root, masukan password bila diminta. Atau su root, masukin password, kemudian berikan perintah init 1 atau telinit 1. Yah…jadi seperti DOS deh. Atau kalau males meninggalkan GUI, pake konsole atau terminal (cari aja yang iconnya gambar monitor tok).

Cara memberikan perintah dalam Shell

$ command

No comments: