Thursday, January 10, 2013

Menjaga itu lebih sulit dibandingkan Mendapatkannya.

Dahulu Negara yang kita cintai dan hargai ini, pernah disinggahi dan dijajah oleh Negara luar. Mereka datang karena di Negeri ini masih banyak yang bisa mereka dapatkan, seperti Sumber Daya Alam yang melimpah dan rakyatnya belum bisa memaksimalkan sumber daya tersebut karena hal itu mereka menjajah Negara ini untuk memanfaatkan dan menguntungkan diri mereka sendiri. Banyak hal yang para penjajah lakukan saat era tersebut kepada rakyat negeri ini hingga rakyat ini bersatu dan menghimpun kekuatan untuk mengusir para penjajah dari negeri ini sampai para pahlawan dan beberapa orang yang berperan penting saat itu membuat rumusan-rumusan sebagai simbol dan idiologi Negara ini, seperti UUD’45, Pancasila dan lainnya.

Hal tersebut mereka lakukan, untuk para penerus dan kesejahteraan bangsa ini membuat para penerus seperti kita untuk melanjutkan perjuangan mereka untuk menjaga Negara yang indah dan mereka cintai tidak kembali ke zaman mereka saat itu. Mereka menitipkan kelanjutan perjuangan ke pudak para penurus bangsa, seperti bagian kecil yang saling berperan penting dalam menjaga dan tidak ada satupun hal kecil itu yang tidak penting karena hasil yang didapatkan bukan hanya untuk 1 (satu) orang saja melainkan bangsa ini tetapi banyak dari kita (penerus bangsa) itu lupa akan sejarah Negara ini, Para pahlawan yang sudah berkorban untuk kita dan tidak banyak dari kita yang lupa akan Negara asalnya karena lebih mencintai Negara orang.


Perjuangan kita sebagai pemeran penting dalam kemerdekaan Negara ini, tidak sama saat di era penjajahan seperti menggunakan Bambu untuk mengusir para penjajang melainkan perjuangan kita adalah menjaga negeri ini dari orang-orang yang merampas hak dan merusak negeri ini dengan berbagai macam jenis serta cara mereka. Sudah banyak perubahan yang dialami Negara ini, untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan yang sudah mewariskan kita Negeri ini. Entah perubahan-perubahan tersebut, hingga saat ini membawa ke jalan yang lebih baik atau akan membuat negeri ini menjadi semakin terperosot ke dalam jurang yang semakin gelap.

Perubahan-perubahan yang dilakukan dari Masa Orde Lama sampai sekarang, seperti perubahan pada UUD’45 sebagai salah satu dasar hukum Negara ini. Kemudian bagaimana Negara ini sekarang?apakah semua rakyatnya sadar akan hal itu, sungguh miris jika kita melihat Negara yang kita cintai dan hargai ikut berubah tidak seperti Negara yang dapatkan kita ceritakan sejarah yang awalnya heroik hingga terperosot untuk kita ceritakan kepada anak-anak kita sebagai penerus dari kita.

Begitu rusaknya rakyat ini, yang begitu egoisnya untuk mementingkan diri sendiri sampai merebut hak orang lain, banyaknya para koruptor yang tertangkap dan tidak sedikit dari para koruptor tersebut adalah orang yang berpartisipasi dalam reformasi, pemerkosaan, pembunuhan, perkelahian antar wilayah atau suku, instansi-instansi yang memanfaatkan wewenangnya untuk menindas yang lemah padahal mereka sebangsa, banyak perusahaan-perusahaan yang merampas hak dari para karyawan/i yang lemah serta semakin tumpulnya Hukum Negara ini. Sungguh sangat miris jika kita melihat hal itu, seperti halnya surat kabar, media yang sedang heboh akan berita tersebut.

Sungguh tidak nyamannya Negara ini hingga membuat rakyatnya merasa lebih nyaman dan dihargai di Negara orang. Terlihat dari banyaknya teman-teman kita untuk memilih sebagai TKI karena begitu besar harapan mereka untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik untuk kesejahteraan diri mereka dan keluarganya, sedangkan tidak ada harapan untuk bekerja di negeri sendiri dan hal itu memutuskan mereka untuk memilih bekerja negeri orang tetapi minimnya bekal ilmu dan hukum untuk melindungi mereka. Tidak banyak dari mereka yang kurang beruntung mendapatkan cobaan untuk bekerja disana, sehingga banyak kasus dan tindakan-tindakan kekerasan serta pelecehan tetapi banyak dari mereka yang tetap bertahan karena harapan mereka yang begitu besar bahkan sampai ada yang harus kehilangan hidup/nyawanya.

Sungguh disesali Negara ini yang begitu indah dan kaya serta uniknya sampai harus rakyatnya merusak hal itu, mau sampai kapan kita merusak warisan dari para pahlawan yang sudah berkorban untuk kita sampai saat ini. Bagaimana perasaan mereka, jika mereka masih hidup dan menyaksikan hasil dari perjuangan mereka di rusak oleh rakyatnya sendiri. Kita tidak harus menunggu tindakan dari pemerintah atau suatu instansi untuk mewujudkan kemerdekaan itu sendiri atau menyalahkan mereka karena perbuatan-perbuatan mereka melainkan dimulai dari diri kita sendiri karena kita adalah bagian kecil dari peran yang penting itu sendiri.

Mari kita jaga Negara ini dengan cara kita masing-masing dan saling gotong royong, jujur, adil serta tulus dalam menerapkannya, sehingga warisan yang kita punya akan tetap ada untuk anak-anak kita dan mereka akan melanjutkan peran kita. Ketika anak-anak kita bertanya tentang Negara ini kita akan bangga untuk menceritakannya tanpa perasaan malu.

No comments: