Nama : Purnomo
NPM : 15112737
Kelas : 2KA25
CIRI-CIRI, UNSUR DAN TEORI ORGANISASI
BAB I
PENDAHULUAN
Organisasi, sudah tidak asing
lagi dengan kata itu tetapi tidak banyak dari kita yang masih kurang memahami
organisasi dan jika kita ingin membangun sebuah organisasi yang baru, harusah
kita tahu atau memahami arti organisssi tidak secara singkat. Karena hal
tersebut alasan saya menggali atau mengangkat materi ini, lebih tepatnya kita
harus tahu ciri-ciri dan unsur secara teori dalam organisasi karena jika kita
tidak tahu akan tersebut di dalam membangun suatu organisasi dan itu adalah
syarat sebuah organisasi.
1.1
Teori
Organisasi merupakan ilmu
yang penting dimiliki, karena dalam kehidupan kita tidak lepas daro organisasi
dimulai dari lingkungan yang sederhana dari keluarga, hingga struktur yang
rumit speerti organisasi pemerintah. Adapun ciri-ciri organisasi:
-
Mempunyai tujuan dan sasaran.
-
Mempunyai keterikatan format dan tata tertib
yang harus ditaati.
-
Adanya kerja sama dari sekelompok orang.
-
Mempunyai koordinasi tugas dan wewenang.
Unsur-unsur
organisasi
-
Man
-
Kerjasama
-
Tujuan bersama
-
Peralatan
-
Lingkungan
1.2
Analisis
Teori Organisasi muncul
pada abad 19 yang dilatar belakangi oleh revolusi Inggris dan kelahiran
perusahaan raksasa yang ada di Amerika Serikat. Teori klasik kadang disebut
teori tradisional yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun
seribu elapan ratusan.Dalam hal ini,organisasi secara umum digambarkan oleh
para teoritis klasik sebagai sangat sentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialiassi,serta
menberikan petunjuk mekanisme structural yang kaku tidak mengandung
kreatifitas. Teori klasik berkembang dalam 3 aliran yang dibangun atas dasar
anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu :teori
birokrasi,teori administrasi dan teori manajemen ilmiah.
Teori organisasi
Neoklasik. Teori neoklasik dikenal sebagai teori hubungan manusiawi dan
dikembangkan atas dasar teori klasik.Anggapan dasar teori ini adalah menekankan
pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai
bagian kelompok kerjanya,sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama.
Percobaan-percobaan di Howthrone yang dilakukan dari tahun 1924 sanmpai 1932
menandai permulaan perkembangan teori hubungan manusiawi.Percobaan ini
merupakan kristalisasi teori neokalsik.Penemuan Howthrone telah menambah
dimensi baru bagi teori organisasi.Dan pada akhirnya percobaan-percobaan
Howthrone menunjukkan bagaimana kegiatan kelompok-kelompok kerja kohesif sangat
berpengaruh pada operasi organisasi.
Teori organisasi modern
disebut juga analisa system pada organisasi merupakan aliran terbesar ketiga
dalam teori organisasi dan manajemen.Teori ini melihat bahwa semua unsure
organisasi merupakan satu kesatuan dan saling ketergantungan yang didalamnya
mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan
dengan lingkungan yang stabil,tetapi organisasi merupakan system yang terbuka.
1.3
Referensi
No comments:
Post a Comment