Nama : Purnomo
NPM : 15112737
Kelas : 1KA25
--------------------------------------------------------------------------------------------
Ilmu Budaya Dasar
Mengenai
Ilmu Budaya Dasar (IBD) mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan hal itu,
banyak hal yang membahas mengenai Ilmu Budaya Dasar seperti The Humanities yang
berasal dari istilah bahasa inggris atau dalam bahasa Latin yaitu Humanus yang
bisa diartikan Manusia, berbudaya dan halus. Dalam pengkelompokan Ilmu dan
Kebudayaan terbagi menjadi tiga kelompok besar, yaitu; Natural Science/Ilmu
Alamiah, Social Science/Ilmu Sosial dan The Humanities/Pengetahuan Manusia.
Beberapa
manfaat yang dapat kita ambil, jika kita mempelajari Ilmu Budaya Dasar,
seperti; Dengan mempelajari the humanities diharapkan
seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.
Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan
nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya dengan tidak
meninggalkan tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri tetapi
banyak orang yang sudah luntur akan kebudayaan disetiap daerahnya seperti di
Indonesia, karena perkembangan technology yang sangat pesan dan budaya luar
yang masuk ke Indonesia. Sehingga banyak warga Indonesia melupakan jati diri
dari budaya Indonesia karena mengikuti budaya asing, beberapa sebab yang
membuat mental masyarakat menjadi kalut untuk berbudaya: Kepribadian yang lemah, Terjadinya
konflik sosial budaya dan Cara pematangan batin yang salah.
Masalah sosial yang menurut saya dapat dikategorikan menjadi 4 (empat)
jenis faktor, yakni:
1. Faktor
Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor
Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor
Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dll.
4. Faktor
Psikologis : Penyakit syaraf, aliran sesat, dll.
Hal
diatas sangat memprihatinkan, karena masyarakat menjadi kurang peduli akan
budaya itu sendiri dan lebih menikmati budaya luar, mungkin beberapa hal yang
dapat kita/pemerintah lakukan untuk
mencegahnya perasaan peduli terhadap kebudayaan, seperti; Menerapkan berbagai sikap, nilai
harga diri dan sifat kemanusiaan yang sangat bermanfaat untuk memperdalam dan
memperluas persepsi, tanggapan wawasan dan penalaran sehingga mampu memperluas
budi pekerti dan tanggap terhadap masalah-masalah budaya disekitarnya.
Mengajarkan kembali pengetahuan
kebudayaan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengetahuan
umum tentang konsep–konsep kebudayaan yang dikembangkan untuk mengkaji masalah
–masalah manusia dengan kebudayaannya.
Mengembangkan kepribadian masyarakat
dengan cara memperluas wawasan pemikirannya serta kemampuan kritikalnya
terhadap masalah–masalah kebudayaan sehingga daya tanggap dan persepsi
masyarakat mengenai lingkungan budaya manusia dapat menjadi lebih manusiawi.
Mengawasi pencampuran dua kebudayaan
atau lebih dengan unsur–unsur kebudayaan yang tercampurkan masih Nampak
agar tidak timbul benturan antar sesamanya. Menghilangkan perilaku manusia yang
akibat nafsu ingin berkuasa, serakah, tidak berhati–hati sehingga tidak membuat
manusia mengabaikan hal yang manusiawi.
No comments:
Post a Comment