Thursday, April 11, 2013

[SoftSkill] Manusia dan Penderitaan

Nama               : Purnomo
NPM               : 15112737
Kelas               : 1KA25
=================================================================
Penderitaan Mental Manusia
            Apa itu manusia? Jika kita mencari arti atau makna dari  Manusia, banyak ilmuan dan para ahli yang sudah banyak mengartikan mengenai itu tetapi sebenarnya dalam islam sudah dijelaskan mengenai Manusia dari mulai penciptaannya dan historynya. Jadi jika kita ambil pengertian dari islam Manusia adalah makhluk ciptaan Allah S.W.T yang paling sempurna dan karena hal itu mereka memiliki tanggung jawab untuk hal itu tetapi banyak manusia yang tidak dapat menanggung tanggung jawab itu sehingga hal tersebut menjadi sebuah penderitaan.
            Penderitaan itu sendiri dalam pengertian saya adalah masalah yang membuat seseorang merasa terbeban jika masalah itu belum terselesaikan. Karena hal itu, banyak orang yang tidak sanggup menahan penderitaan yang dihadapinya dan berakhir dengan pelarian yang negatife karena mereka tidak sanggup untuk menyelesaikan masalah yang saat itu dihadapinya. Penderitaan tersebut biasanya dapat dikatagorikan tetapi yang lebih saya tekankan dalam tugas saya ini adalah mengenai mental karena sesorang dapat melakukan hal diluar dari yang biasa (Gangguan Jiwa),  karena mengenai penderitaan batin. Yang dimana hal itu terjadi dikarenakan banyak factor seperti tekanan batin dalam lingkungan atau masalah social budaya.
            Kita dapat melihat gejala-gejala yang biasanya terjadi, seperti terlalu sensitif karena perasaan yang selalu cemas dan membuatnya menjadi mudah marah, cemburu. Jika diperhatian dari fisik selalu merasa pusing, demam, sesak nafas dan nyeri lambung biasanyanya disebabkan karena cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadapa kehidupan social yang dan akibat hal itu sudah tidak perlu dijelaskan, dipastikan mareka akan menghadapi gangguan jiwa dan lari ke rumah sakit jiwa.
            Seperti contoh salah satu orang yang dulunya adalah orang kaya yang sudah sangat tergantung dengan kekayaannya dengan waktu sekejap kekayaannya hilang dikarenakan perbuatannya sendiri tetapi dia tidak dapat menerima hal tersebut dan itu menjadi suatu beban, tidak memungkinkan orang tersebut mengalami gangguan jiwa karena dia tidak dapat menerima kenyataan.
            Kesimpulannya : Menurut saya, suatu penderitaan apapun yang kita alami atau hadapi tidak boleh terlalu larut dalam penderitaan karena setiap penderitaan itu jika kita mensikapinya dengan positif hal tersebut akan menjadi menyenangkan tetapi kita tetap harus melewati(mencari solusi) penderitaan itu dengan lapang dada. Cara menghidari dari penderitaan yang berdampak pada mental/batin yang saya peroleh adalah harus lebih didekatkan diri kita terhadap Sang Pencipta, lakukan kegiatan yang positif sebagai pelarian, berada orang-orang yang kita sayangi atau menyayangi kita seperti orang tua, saudara, sahabat, teman dan berbagilah cerita terhadap mereka atau bisa menuliskan dalam secercik kertas, itu dapat mengurangi perasaan beban. Kalau saya, biasanya lebih memilih untuk menulis disebuah kertas walaupun terlihat jadul dan hal itu akan menarik suatu saat nanti.

No comments: