Nama : Purnomo
NPM : 15112737
Kelas : 1KA25
=================================================================
=================================================================
Penderitaan
Mental Manusia
Apa itu manusia? Jika kita mencari
arti atau makna dari Manusia, banyak
ilmuan dan para ahli yang sudah banyak mengartikan mengenai itu tetapi
sebenarnya dalam islam sudah dijelaskan mengenai Manusia dari mulai
penciptaannya dan historynya. Jadi jika kita ambil pengertian dari islam
Manusia adalah makhluk ciptaan Allah S.W.T yang paling sempurna dan karena hal
itu mereka memiliki tanggung jawab untuk hal itu tetapi banyak manusia yang
tidak dapat menanggung tanggung jawab itu sehingga hal tersebut menjadi sebuah
penderitaan.
Penderitaan itu sendiri dalam
pengertian saya adalah masalah yang membuat seseorang merasa terbeban jika
masalah itu belum terselesaikan. Karena hal itu, banyak orang yang tidak
sanggup menahan penderitaan yang dihadapinya dan berakhir dengan pelarian yang
negatife karena mereka tidak sanggup untuk menyelesaikan masalah yang saat itu
dihadapinya. Penderitaan tersebut biasanya dapat dikatagorikan tetapi yang
lebih saya tekankan dalam tugas saya ini adalah mengenai mental karena sesorang
dapat melakukan hal diluar dari yang biasa (Gangguan Jiwa), karena mengenai penderitaan batin. Yang
dimana hal itu terjadi dikarenakan banyak factor seperti tekanan batin dalam
lingkungan atau masalah social budaya.
Kita dapat melihat gejala-gejala
yang biasanya terjadi, seperti terlalu sensitif karena perasaan yang selalu
cemas dan membuatnya menjadi mudah marah, cemburu. Jika diperhatian dari fisik
selalu merasa pusing, demam, sesak nafas dan nyeri lambung biasanyanya
disebabkan karena cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi
yang berlebihan terhadapa kehidupan social yang dan akibat hal itu sudah tidak
perlu dijelaskan, dipastikan mareka akan menghadapi gangguan jiwa dan lari ke
rumah sakit jiwa.
Seperti contoh salah satu orang yang
dulunya adalah orang kaya yang sudah sangat tergantung dengan kekayaannya
dengan waktu sekejap kekayaannya hilang dikarenakan perbuatannya sendiri tetapi
dia tidak dapat menerima hal tersebut dan itu menjadi suatu beban, tidak
memungkinkan orang tersebut mengalami gangguan jiwa karena dia tidak dapat
menerima kenyataan.
Kesimpulannya : Menurut saya, suatu
penderitaan apapun yang kita alami atau hadapi tidak boleh terlalu larut dalam
penderitaan karena setiap penderitaan itu jika kita mensikapinya dengan positif
hal tersebut akan menjadi menyenangkan tetapi kita tetap harus melewati(mencari
solusi) penderitaan itu dengan lapang dada. Cara menghidari dari penderitaan
yang berdampak pada mental/batin yang saya peroleh adalah harus lebih
didekatkan diri kita terhadap Sang Pencipta, lakukan kegiatan yang positif
sebagai pelarian, berada orang-orang yang kita sayangi atau menyayangi kita
seperti orang tua, saudara, sahabat, teman dan berbagilah cerita terhadap
mereka atau bisa menuliskan dalam secercik kertas, itu dapat mengurangi
perasaan beban. Kalau saya, biasanya lebih memilih untuk menulis disebuah
kertas walaupun terlihat jadul dan hal itu akan menarik suatu saat nanti.
No comments:
Post a Comment