Thursday, April 25, 2013

[SoftSkill] IBD - Manusia dan Pandangan Hidup

Nama               : Purnomo
NPM               : 15112737
Kelas               : 1KA25
=================================================================
Pandangan Hidup seorang Manusia
            Jika kita membahas “Manusia” tidak akan pernah habisnya semenjak saat masa Nabi Adam hingga saat ini manusia memiliki sejarah yang panjang sehingga menjadi hal yang akan selalu dibahas dalam setiap pembahasan karena manusia sendiri merupakan makhluk ciptaan Allah S.W.T yang paling sempurna, dikarenakan hal itu manusia memiliki tanggung jawab.  Pandangan hidup adalah suatu sudut pandang seseorang yang berupa pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia dan merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.  Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu:

  1.  Cita-cita, merupakan suatu keinginan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan sebagai salah satu motivasi atau tujuan di masa depan.
  2. Kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram.
  3. Usaha adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan.
  4. dan Keyakinan/Kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, jasmani dan kepercayaan kepada Allah S.W.T
Pandangan hidup sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat atau Negara. Segala perbuatan, sikap dan aturan yang diwujudkan dalam berbagai bentuk merupakan refleksi dari pandangan hidup yang telah dirumuskan. Pandangan hidup sering disebut sebagai filsafat hidup, yang dapat diartikan sebagai kecintaan atau kebenaran yang dicapai oleh siapapun. Dari statement diatas dapat pengklasifikasi tentang asal dari pandangan hidup tersebut, sebagai berikut:

  1. Pandangan hidup berasal dari agama merupakan pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
  2.  Pandangan hidup ideology merupakan pandangan hidup yang disesuaikan dengan kebudayaan dan normanegara tersebut.
  3. Pandangan hidup hasil renungan merupakan pandangan hidup yang relative kebenarannya.
Setiap manusia pasti memiliki pola piker dan cara pandang tentang segala hal, karena pada setiap manusia dilengkapi dengan akal. Dari permasalahan-permasalahan yang sering dihadapinya akan melahirkan satu pandangan tentang bagaimana cara atau solusi untuk menghadapi permasalahan itu. Baik permasalahan yang dihadapi tentang suatu keinginan, ambisi serta cita-cita hingga konsep kehidupan yang dilaluinya. Pola pikir itu sendiri dapat timbul dengan sendirinya ketika manusia itu terbentur oleh suatu permasalahannya itu sendiri. Karena itu ketika kita mulai berpikir maka kita sendiri telah dihadapi oleh suatu masalah yang mungkin permasalahannya itu terlalu abstrak hingga sulit untuk diungkapkan dengan kata.
Pandangan-pandangan hidup pada dasarnya terbentuk oleh beberapa factor yang sangat dominan mempengaruhi manusia, antara lain;

  1. Pengalaman, merupakan guru terbaik yang dimiliki oleh setiap orang, belajar tidak hanya membaca atau mendengarkan dan menulis saja, belajar yang baik adalah memadukan ketiganya menjadi satu kesatuan yaitu melakukan dengan melakukan maka kita akan membaca karakter permasalahan yang dihadapi “analisis” sehingga dengan melakukan maka kita telah belajar baik disengaja atau tidak.
  2. Pendidikan, merupakan factor penunjang dari suatu pola pikir cara pandang karena pada dasarnya pendidikan dapat merubah pola pikir dan cara berpikir seseorang. Tentunya akan sangat berbeda cara berpikit dan cara menyelesaikan suatu masalah seorang yang mengenyam pendidikan dengan orang yang tidak mengenyam pendidikan. Meski pendidikan tidak dapat sepenuhnya menjadi jaminan pembentukan karakter seseorang tetapi minimal dari pendidikan itulah seseorang dapat menjadi sedikir dewasa dalam segala hal.
  3. Pergaulan, karakter manusia dapat terbentuk oleh pergaulan baik pergaulan dalam akademis “sekolah, kampus atau lembaga lainnya”, ataupun non akademis “keluarga dan masyarakat”. Pergaulan dapat membentuk kepribadian dan pola pikir seseorang. Maka dalam pembentukan pola pikir dan cara pandang pergaulan sangat mempengaruhi karena dalam pergaulan maka kita belajar melakukan “pengalaman”.

No comments: